Hore! JALANAN Masuk Bioskop!

JALANAN official cinema poster

JALANAN official cinema poster

Seberapa banyak film dokumenter pernah tayang di bioskop umum/komersial di Indonesia? Ada. Tapi bisa dihitung dengan jari di satu kepalan alias ultra jarang. Itu pun gebyar popularitasnya nyaris tiada gaung. Tak terlalu diingat rakyat. Jangan kata di Nusantara, di luar negeri saja masih terbilang sedikit film dokumenter diputar di sinema publik. Itu pun baru lumayan gencar belakangan ini saja, sekitar 2 tahun terakhir. Kebetulan memang beberapa di antaranya macam Searching for Sugar Man dan Sound City meledak di pasaran yang berakibat bioskop-bioskop komersial mulai membuka pintunya lebih lebar. Masyarakat kebanyakan, yang kerap terlanjur ogah berbaik hati ke film dokumenter—dibilang beratlah, disebut seriuslah, dituduh pretensiuslah—ternyata bisa juga terbujuk untuk menontonnya (bahkan lalu memujinya). Bisa jadi dominannya kehadiran musik di film-film tersebut turut menjadi faktor penting sebab alunan musik secara alami menimbulkan dampak relaksasi, menurunkan ketegangan. 

Kedigdayaan Searching dan Sound tentu sangat membantu kepercayaan diri film-film dokumenter lainnya. Bahwa film "serius dan kering" bisa dikemas secara lebih mudah dicerna (tanpa menghilangkan esensi cerita plus nihil rekayasa fakta) sehingga bisa dikonsumsi kaum awam. Sementara itu khusus untuk JALANAN, dengan keterlibatan musik yang begitu kuat, kisah yang menghibur—humor dan drama muncul silih berganti—seolah kisah yang ditampilkan adalah fiksi belaka, padahal sebuah kisah nyata, sosok yang tampil di layar bukan figur bikinan, hasil khayalan sang penulis naskah. Semua unsur-unsur "ringan dan menyenangkan" tersebut membuat JALANAN sungguh pantas untuk menerobos masuk ke bioskop-bioskop umum.

Berita sungguh menyenangkan itu akhirnya muncul sudah. Setelah tahun lalu berturut-turut meraih penghargaan terhormat, 'Best Documentary' di Busan International Film Festival di Korea serta Special Mention Geber Award  di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, JALANAN disambut hangat oleh dua taipan perfilman Nusantara: Cineplex 21  dan Blitz. Berbarengan pada 10 April 2014 yang akan datang JALANAN akan serempak diputar di Jakarta yaitu di XXI Plasa SenayanXXI Blok M Square, dan Blitz Grand Indonesia. Dari ibukota lalu rencananya, jika semua berjalan sesuai harapan, dilanjutkan ke beberapa kota besar Indonesia lainnya macam Makassar, Denpasar, Palembang, dsb.

Mari bersulang untuk masa depan cemerlang film dokumenter Nusantara—dan untuk JALANAN tentunya!